RSS

Monthly Archives: July 2014

Video

Tentang Bersyukur

Rumput tetangga selalu terlihat lebih hijau. Sepertinya perumpamaan tersebut pas bila menonton video ini.

Sudahkah kamu bersyukur hari ini? πŸ™‚

 
5 Comments

Posted by on July 30, 2014 in Life Lesson, love, self

 

Tags: , , , , ,

Chia Fresca

Lebaran hari kedua di kantor.. Ngapain? Ya kerja, lah πŸ˜€

Selamat Idul Fitri 1 Syawal 1435 Hijriah ya untuk teman-teman yang merayakan.. Mohon maaf untuk salah ucap, salah tulis, salah makna selama ini.

Mumpung lagi nyantai, hari ini di kantor saya bikin Chia Fresca. Apaan itu? Bukan nama temen ataupun anak magang cakep, ya. Tapi nama minuman. Kenapa namanya itu? Entah, karena saya dapet resepnya dari mbah Gugel juga. Yang pasti, si Chia Fresca ini udah populer di Meksiko sebagai natural energy drink. Kalau saya sih bikin karena kebetulan punya chia seeds alias biji chia, tanaman yang tumbuh di Amerika Tengah. Belinya di mana? Beli di supermarket yang jual makanan impor atau sekarang banyak dijual di online shop juga sebagai jenis superfood.

Kayak gini penampakan biji chia yang saya punya, yaitu jenis white chia seeds
20140729-022828 PM-52108704.jpg
Foto diambil dari superfoods.com

Nah, karena saya biasanya bikin infused water, kali ini mau ditambahin superfood, si biji chia itu. Kenapa harus biji chia? Bisa kamu tanya Mbah Gugel, kalo manfaat biji chia banyak banget. Diantaranya: kaya asam lemak Omega 3 (bahkan lebih banyak dari flaxseed, sumber fosfor, banyak mengandung protein, mineral dan mengandung serat makanan. Lumayan deh buat yang ngga suka sayur dan yang susah poop, bisa lancar BAB. πŸ™‚

Berikut resep mudah bikin Chia Fresca:
1. 2 cup air mineral/air kelapa muda
2. 1,5 sendok teh biji chia (kali ini saya pakai white chia seeds, yang warnanya lebih oke ya daripada yang black :p)
3. Lemon setengah, terbagi: untuk diperas dan untuk di-infuse
4. Madu bila suka (tapi dalam resep kali ini tanpa madu)

Cara buat:
1. Isi gelas/wadah berpenutup dengan 2 cup air/air kelapa, lalu masukkan biji chia
2. Aduk dan diamkan 10 menit supaya biji chia mengembang. Penampakan sekilas akan mirip biji selasih.
3. Masukkan perasan air lemon ke campuran air/air kelapa dan biji chia, lalu campurkan juga lemon yang dipotong-potong.
4. Aduk atau shake
5. Enjoy your Chia Fresca

Gampang, kan! πŸ™‚

Rasanya apa? Ngga ada, sama kayak lemon infused water yang biasa saya bikin. Cuma bedanya, ada si biji chia yang bikin kenyang dan punya banyak manfaat untuk tubuh.

20140729-024448 PM-53088880.jpg
Selamat membuat! πŸ™‚

 
6 Comments

Posted by on July 29, 2014 in Information, Lifestyle

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Naksir Nubia

Eitss.. ini bukan sedang membahas orang. Bukan. Hihi πŸ˜€ Ini membahas ‘mainan’ baru saya. Naksir saat pertama buka kotaknya. Klise amat, ya kedengerannya. Tapi sebenernya enggak, kok..

Yup..
Dua minggu terakhir, saya punya ‘mainan’ baru. ZTE, sebuah perusahaan telekomunikasi asal negeri tirai bambu yang biasanya lebih dikenal dengan produk modemnya di Indonesia, mengeluarkan ponsel pintarnya!

Sebenernya nggak heran, beberapa bulan lalu, saya udah denger kalo ZTE bakal keluarin smartphone buat pasar Android Indonesia. Nah, sekarang tibalah saatnya! *tabur confetti, gelar karpet merah*

Si ramping hitam yang sangat handy di tangan saya adalah keluaran terbaru ZTE, Nubia Z5S Mini. Emang ye, kalo naksir ya liat pertama ke fisiknya. Sama kayak saya, buka box Nubia, langsung naksir banget sama slim and sleek-nya Nubia Mini!
20140718-213303-77583095.jpg
Layarnya kinclong dan jernih dengan ukuran 4.7″. Usut punya usut, ya iyalah, jelas aja jernih, ternyata layarnya pake SHARP IGZO HD Screen! Handphone aja HD layarnya! Kalah nih, tv di kost ogut. #eh

Lanjut, lanjut.. Kalo bahas smartphone, saya pasti tanya dulu: “kameranya berapa megapixel?” Penting banget, buat para WNI (Warga Narsis Indonesia), kan yess? πŸ˜‰

Nubia punya dua kamera yang oke, yang dalam bahasa saya: mumpuni buat narsis πŸ˜‰ Kamera belakang 13 MP, sementara kamera selfie alias kamera depan.. Jeng jeng jeng..5 MP!! Kabar gembira untuk warga narsis πŸ˜€ Trus, senangnya lagi.. Ternyata Nubia dilengkapi fitur menyenangkan: “Auto Beauty 2.0” alias fitur bikin muka lo yang biasa-biasa aja, jadi cakepan, eh, mendingan πŸ˜‰
20140718-220129-79289153.jpg
Foto kiri: tanpa Auto Beauty 2.0
Foto kanan: dengan Auto Beauty 2.0
Serasa pake foundation yahh? Hihi.. Eniwei, ini difoto tanpa edit sama sekali dan menggunakan kamera depan.

Fitur Auto Beauty 2.0 ini juga bisa dipake pas video call pas Skype atau Google+ Hangout bareng gebetan. Sedikit tips dari saya: aktifkan fitur Auto Beauty saat video call, lumayan bisa hemat foundation, bedak, sama shading pipi! Haha.. Saya paling suka fitur ini karena hasilnya natural, nggak kayak aplikasi beauty photo lainnya.

Karena saya doyannya utak-atik kamera ponsel, kebetulan Nubia punya 3 mode kamera: Pro, Fun dan Auto yang bisa saya utak-atik sampai puas!

Pro ditujukan untuk mereka yang terbiasa menggunakan kamera profesional. Dilengkapi dengan independent metering, exposure lock dan wavelet denoise.

Ini hasil jepretan saya menggunakan mode Pro:
20140718-231522-83722916.jpg
20140718-231859-83939981.jpg
Fun, jadi mode kamera favorit saya karena lengkap!! ❀ Apanya? Ya, fungsi dan filternya. Sepertinya Fun memang dibikin buat bikin kita fun πŸ˜€
20140718-231105-83465401.jpg

Ini beberapa contoh foto menggunakan mode “Fun”:
Fish Eye (objek menjadi cembung seperti terlihat dari mata ikan):
20140718-232713-84433136.jpg
Minimize (objek fokus hanya dibagian tertentu):
20140718-234101-85261426.jpg

Salah satu pilihan di mode Fun adalah “Object”. Apa maksudnya? Ihiy.. Kalo dijelasin, pasti suka mode foto ini.. Pernah lagi foto-foto pas liburan tapi terganggu banyak photo bomb? Itu lho, objek lain selain kita yang tidak kita kehendaki ada di hasil foto kita. Nubia seolah membaca pikiran kita, para WNI.. Dan kemudian menciptakan fitur ini! Hihi..
Kita bisa bebas foto-foto walau banyak objek di belakang kita karena mereka bisa kita hapus!! Horeeee! πŸ˜€ πŸ˜€
20140718-234829-85709317.jpg

Terakhir tapi pasti jadi favorit banyak orang yang hidupnya nggak mau ribet: Auto alias Auto Focus. Jepret kanan kiri, depan belakang hasilnya ketjeeeh! ❀ contoh fotonya ngga perlu lah ya.. 2 mode di atas udah nunjukin kece kecenya πŸ™‚

Dengan prosesor Snapdragon 600 Quadcore 1.7GHz, RAM 2G yang cukup lega, internal memory 16G dan eksternal memory (microSD) bisa hingga 32G, Nubia masuk jajaran Android kece menurut saya. Oiya, sistem Android Nubia adalah 4.2.2 alias Jelly Bean. Nubia yang masuk Indonesia bisa diperbarui sistem Android Kitkat juga, lho.

Liat deh, ukuran Nubia pas banget di genggaman tangan saya *makin jatuh cinta* ❀
20140718-221012-79812067.jpg

Perbandingan ukuran Nubia disandingkan dengan iPhone 4 (putih) dan iPhone 5 (hitam):
20140718-235602-86162883.jpg20140718-235603-86163864.jpg

Lalu bagaimana dengan kapasitas baterai Nubia Z5S Mini ini? Nubia seri ini memiliki kekuatan baterai 2300 mAh. Baterai Nubia terletak di bagian belakang dan tidak bisa dibuka kecuali dengan alat, sama seperti model baterai iPhone.
20140718-222619-80779003.jpg

Itu tadi membahas yang kece-kece dari Nubia, lalu apa dong kekurangan dari Nubia Z5S Mini?

1. Mode kamera “Pro”
Setelah memakai sekitar 2 minggu terakhir, saya merasa kesulitan menggunakan kamera belakang dengan mode kamera “Pro” alias yang diperuntukkan untuk kaum “Professional” di bidang kamera. Hasil jepretan saya jika menggunakan mode Pro, kebanyakan blur (Tolooong!) Saya kesulitan menggunakan independent metering, exposure lock, wavelet denoise. Sungguh, saya lebih berbakat jadi model aja, bukan fotografer! #lho

Intinya, saya harus belajar lagi jika ingin terampil menggunakan fitur Pro ini. Amannya, jika di acara-acara penting, saya langsung pindahkan mode kamera ke mode “Auto” yang pasti stabil untuk pengambilan gambar.

2. Warna casing
20140718-233515-84915979.jpg
Nubia Z5S Mini saya berwarna hitam. Warna pilihan lainnya adalah putih. Jadi kamu #TimHitam atau #TimPutih? Eh.. Bukan itu maksud saya πŸ˜‰ tapi sepertinya Nubia akan lebih catchy saat dibawa dan dipegang jika ada casing tambahan ataupun warna tambahan, seperti kuning lime, hijau stabilo, merah, pink fuschia, dan banyak lagi. Sekedar saran.

3. Earphone
Dalam kotak Nubia, tidak terdapat earphone layaknya kita membeli handphone baru. Di dalam box, terdapat manual book,kabel chargerdan kepala colokan juga Nubia Mini tentunya. Untungnya, Nubia menggunakan universal jack 3.5mm yang memang mudah didapatkan di pasaran. Akhirnya ini bukan permasalahan yang terlalu penting dibahas, apalagi jika kamu termasuk orang yang jarang menggunakan earphone atau mungkin memiliki lebih dari 1 gadget sehingga cukup membawa 1 buah earphone saja. πŸ™‚

20140718-213304-77584192.jpg
Nah.. Terus, kita harus siapin bujet berapa buat Nubia? Ternyata ponsel pintar ini bisa kamu dapetin dengan harga tak sampai 4 juta Rupiah! *joget samba* cukup ramah ya di kantong! Kamu kamu para WNI, sepertinya wajib punya gadget yang punya fitur lengkap satu ini! πŸ˜‰

Kalau kamu, pengen punya ponsel yang punya fitur apa?

 
11 Comments

Posted by on July 18, 2014 in Information

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Si Hijau yang Menyehatkan

seriously, what does it taste?

Tanya seorang teman di akun Instagram saya pasca saya mengunggah foto green smoothies. Berulang kali pertanyaan sejenis muncul. Iya, itu jus sayur dan buah. Aneh ya? Hehehe πŸ˜€
20140722-223519-81319430.jpg
3 bulan lalu, seorang teman sekantor penasaran mengenai rasa green smoothies yang saya buat. Maka, saya berjanji membuatkannya esok. Keesokan paginya, segelas jus berwarna hijau muncul di mejanya. Iya, jus buatan saya. Agak takjub memandang cairan itu, Kipiy, teman kantor saya, melarang saya menyebutkan bahan-bahan yang saya campurkan ke dalam blender.

“Jangan kasih tau gue ini apaan! Setidaknya, sampai gue bisa habisin, baru kasih tahu. Deal?”

“Deal,” jawab saya.
20140704-011655-4615475.jpg
Tegukan pertama, jeritan yang keluar dari mulut Kipiy adalah pujian-pujian betapa enaknya minuman hijau itu. πŸ˜€

Selanjutnya tentu bisa ditebak: jus hijau yang berisi bokchoy, perasan jeruk sunkist, nanas beku, flaxseed, sunflower seeds, apel granny smith dan air ini habis tak bersisa.

Ah, senangnya. πŸ˜€ πŸ˜€

Itu tadi kisah usaha hidup sehat yang saya lakukan beberapa bulan belakangan. Lagi diet, neng? Enggak, tuh πŸ˜‰ Saya termasuk orang yang tidak rewel sama makanan. Mungkin karena 5 tahun pernah jadi wartawan, tahu bagaimana ribetnya dan sempitnya waktu makan, makanya cenderung ngga ribet sama makanan. Tapi jangan lupa, umur kan makin nambah, metabolisme tubuh ngga lagi sama. Seiring metabolisme tubuh yang makin ngga oke karena jarang olah raga, saya makin peduli sama apa yang saya masukkan ke dalam tubuh.
20140722-223319-81199635.jpg

[foto diambil dari Pinterest]

Pola hidup dan pola makan saya juga ngga oke oke banget, masih doyan keripik dan gorengan, kadang malas lari dan doyan makanan bersantan.

Nah, untuk itu saya akhirnya memutuskan untuk membuat sarapan sehat dan praktis (berbahan dasar buah dan sayur tentunya) dalam 5 menit saja sebagai bagian dari aksi sehat 5 menit ala Inne Nathalia. Terus ngapain aja?

Saya berkomitmen sama diri sendiri, buat punya minimal 1 kali (ya pas sarapan itu) makan atau minum yang menyehatkan. At least, saya kasih asupan yang ‘benar’ sekali sehari, jika memang 2 kali makan berikutnya saya belum bisa kontrol untuk full gaya hidup sehat. Caranya? Makan buah potongan atau minum green smoothies yang berbahan buah dan sayur sebagai menu sarapan sehari-hari. Gampang dan praktis dibuat dalam 5 menit saja! πŸ˜€
20140722-235539-86139479.jpg20140722-235537-86137474.jpg
Keputusan ini juga tak lepas saya ambil pasca tahu fakta dari WHO yang merekomendasikan masyakat global untuk konsumsi buah dan sayur setiap hari sebanyak 400 gram. Mulailah saya browsing dan menemukan, sepertinya untuk anak kost seperti saya, pilihan asupan sarapan dari buah dan sayur melalui green smoothies dan sarapan buah potong tidak menyusahkan πŸ˜€

Berangkaaaat! πŸ˜€ Ini, nih, salah satu foto makanan sarapan saya: buah-buahan potong.
20140722-225358-82438074.jpg

Awalnya semua nampak menyenangkan dan baik-baik saja, sampai pada saat saya kesulitan menemukan cara memproses sayur dan buah sebelum saya konsumsi. Bagaimanapun juga, semua sayur dan buah yang akan saya satukan dalam blender perlu dibersihkan dengan benar. Air saja tidak cukup karena saya menggunakan bahan mentah (sayur dan buah) yang tidak melalui proses pematangan (direbus, dikukus apalagi digoreng, hihi) Iya, sayur yang akan saya jadikan green smoothies itu ngga direbus dulu πŸ˜€ Jangan lupa, proses penanaman buah dan sayur melibatkan bahan-bahan pestisida untuk melindungi tanaman dari berbagai serangga. 😦

Untungnya, saya cepat menemukan solusinya! Saya menggunakan Mama Lime Anti Bacteria, cairan pencuci piring yang juga pembersih sayur dan buah untuk merontokkan sisa pestisida. 20140722-230349-83029582.jpg

Pada awalnya saya sangsi, apa benar cairan pencuci piring bisa aman dipakai untuk cuci buah dan sayur? Ternyata Mama Lime Anti Bacteria sudah mengandung formula BioGuard yang Food Grade, jadi aman untuk dikonsumsi, nih. *elus dada* *dada Adam Levine*
20140722-233325-84805492.jpg
Lalu bagaimana cara pakainya?
1. Siapkan wadah untuk mencuci sayur dan buah. Saya biasa menggunakan baskom atau mangkok besar yang bersih.
20140722-234506-85506764.jpg
2. Tuangkan sedikit saja Mama Lime Anti Bacteria sambil isi wadah dengan air bersih. Ngga usah sampai penuh, ya, airnya karena akan dimasukkan bahan yang mau dicuci. Aduk lembut hingga berbusa.

3. Masukkan buah dan sayur yang ingin dicuci. Cuci semua bagian menggunakan air yang tercampur Mama Lime Anti Bacteria selama 1,5 menit.

4. Nyalakan keran air, kemudian bilas buah dan sayur dengan air mengalir selama sekitar 1,5 menit juga.

5. Keringkan dengan serbet bersih untuk buah atau langsung konsumsi juga bisaaa! πŸ˜€ Proses ini memakan waktu sekitar 2 menit saja.

Gampang, kaaan? πŸ˜‰ Ini video tutorialnya saya sertakan:

Jadi ngga ada alasan susah makan sayur dan buah lagi, dong, ya πŸ˜‰

Eniwei, Mama Lime Anti Bacteria ini tersedia dalam 2 varian keharuman: Lime dan Green Tea. Favorit saya adalah aroma Green Tea yang segar dan bikin mood oke tiap abis nyium (ini beneran!). Oiya, harga Mama Lime Anti Bacteria juga terjangkau, untuk kemasan botol isi 400ml, harganya ngga sampai 15 ribu! πŸ˜€ kemasan isi ulangnya juga ada, dengan harga ngga sampai 10 ribu. Kalau sudah begini, ternyata ungkapan “makanan sehat itu mahal” ngga selamanya benar ya? πŸ˜‰

By the way, apa sih buah dan sayur favoritmu?

======
Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog Aksi Sehat 5 Menit bersama Mama Lime Anti Bacteria.

 
9 Comments

Posted by on July 1, 2014 in Information, Lifestyle, Review

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,