RSS

Category Archives: Journalism

Hari Ini, Tiga Tahun Lalu…

Hari ini, 1 Maret 2014, tepat 3 tahun saya berkarya dan jadi keluarga besar Kompas Gramedia di grup TV. Bagi saya, ini bukan sekedar pekerjaan, tetapi juga penggenapan cita-cita masa kecil.

Jadi wartawan itu sudah cita-cita saya sejak jaman tuker-tukeran dan nulis diary temen waktu SD. (Anak 90an pasti ngalamin, nih :p)
Di dalam diary-diary itu selalu tertulis
Cita-cita saya: tukang ngerjain orang, wartawan dan detektif.

Kalo dibaca masa sekarang: aposeee cita2, kok, begitu 😂😂

Tapi kalo ditanya temen atau orang gede (orang dewasa maksudnya!) di masa itu, “Emang mau jadi wartawan apa?”
Jawabannya (yg ga nyambung dari Inne Nathalia kecil) adalah wartawan Kompas! Hahaha.. 😄

Kenapa bisa? Jadi ceritanya saya sejak kecil menggemari tokoh Tintin. Itu loh, cowok jambulan ciptaan Hergè yang hobbynya kepo. Hihi.. Nah si Tintin ini rupanya mengilhami saya untuk menjadi seperti dia. Kebetulan juga, saya bertetangga dengan dua orang wartawan, oom (alm) Bernadus Sendouw yang bekerja di Suara Pembaruan dan oom Pieter Gero yang bekerja di Harian Kompas hingga kini. Dari dua orang hebat inilah, saya kecil bertekad menjadi wartawan. 🙂

Kapan-kapan saya cerita lagi ya mengenai perjalanan menuju cita-cita ini. 🙂

Banyak pengalaman seru, nyebelin dan tak terlupakan yang saya alami di KompasTV. Yang pasti, semua yang saya alami, baik atau buruk, senang atau nyebelin, saya syukuri dalam tiga tahun ini. Mulai dari awal-awal berdirinya televisi hingga sekarang di usia KompasTV menjelang 3 tahun.

Terima kasih untuk semua itu, dearest KompasTV dan keluarga besar Palmerah Selatan. Much love!! 💖

20140301-215253.jpg

20140301-215345.jpg

20140301-215427.jpg

20140301-215642.jpg

20140301-215735.jpg

20140301-215816.jpg

20140301-215847.jpg

20140301-215935.jpg

20140301-220302.jpg

20140301-220541.jpg

20140301-220754.jpg

20140301-220903.jpg

20140301-221110.jpg

20140301-221222.jpg

20140302-041014.jpg

 
10 Comments

Posted by on March 1, 2014 in Journalism, Life Lesson, love, self

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Palmerah Selatan

Suatu hari di awal Maret 2011.
Saya berjalan menuju suatu tempat baru bernama Palmerah Selatan. Saya melangkahkan kaki pasti. Hati ini tak tentu. Maklum, orang baru. Memasuki sebuah ruangan, yang menurut saya jauh dari bayangan mengenai tempat berjudul “kantor”. Lebih mirip ruangan sementara.

Oh, saya tahu. Ini memang ruang sementara. Kantor ‘asli’ sedang dalam proses pengerjaan. Tetap di area sama berjudul Palmerah Selatan.

Berat rasanya melompati suatu ruang nyaman saya. Ya, saya memilih bergerak dari ruang nyaman ke ruang tak nyaman. Sebuah ruang baru, bernama kantor dan pekerjaan baru. Jenis pekerjaan sama, tetap menjadi kuli tinta. *halah*

Kala itu saya seorang diri. Tak ada rombongan yang senasib, masuk ke tempat bernama KompasTV hari itu. Berkenalan dengan banyak orang (yang pastinya nggak bisa saya hafal namanya seketika), dan bingung. Duduk memandang sekeliling. Hari itu saya nggak tahu mau ngapain. Hihi..

Oleh HRD, hari itu dianggap hari perkenalan untuk tantangan baru saya di KompasTV. Aneh, asing, ya pasti! Lingkungan baru, pekerjaan baru, orang baru dan budaya kerja baru.

Hari ini saya tersenyum mengingat 2 Maret 2011. Mengingat saat pertama saya menginjakkan kaki sebagai karyawan baru KompasTV. Tersenyum untuk semuanya, untuk perasaan tak karuan dan asing berada di tempat baru, bersama sekelompok orang baru.

Hari ini saya tersenyum mengingat kehangatan dan persahabatan yang saya rasakan selama menjadi bagian dari keluarga besar Palmerah Selatan. Sungguh, saya kaget mengingat kebersamaan saya bersama KompasTV telah berlangsung lebih dari 700 hari lamanya.

Hari ini saya tersenyum mengingat betapa banyak pelajaran berharga yang saya dapatkan. Betapa banyak sedih dan tawa saya berikan dan bagikan selama disini. Tersenyum karena semuanya berlalu dengan makna. Tersenyum karena semuanya saya pandang hingga kini baik-baik saja.

Hari ini saya tersenyum membayangkan banyak lagi tantangan dan pengalaman yang menanti saya di depan. 🙂

Terima kasih keluarga besar Palmerah Selatan!

Life begins at the end of your comfort zone.

Neale Donald Walsch

20130304-112645.jpg

20130304-113109.jpg

 
5 Comments

Posted by on March 3, 2013 in Journalism, self

 

Tags:

Vacancy: Social Media & News Content Administrator

Social Media And News Content Administrator

We are looking for someone to develop awareness about News that we produce, to implement our online community using social media and manage interactivity through social media and website. You will be doing a mixture jobs from admin based roles, from managing social media and news videos content. You will work in shift, closely with Multimedia News and Promo Division.

Start date is immediate.

Requirements:

1. Has a bachelor’s or associates degree.
2. Male/female, max 26 years old in 2013.
3. Love news and journalism, knowledgeable about news.
4. Creative ideas, social media and internet savvy.
5. Can work well under pressure, multitasking ability.
6. Ability to work in shift.
7. Fresh graduates are welcome.

Send your CV and application to: innath(at)ymail(dot)com (As soon as possible)

20130114-111727 AM.jpg

 
4 Comments

Posted by on January 14, 2013 in Information, Journalism

 

Tags: , , , ,

kata-kata di ruang diklat

Maret 2011 bagi saya benar-benar bulan baru. Pekerjaan, tantangan dan teman-teman baru menyertai Maretku.

Awal pekerjaan dimulai dengan pendidikan dan latihan yang diselenggarakan Diklat Kompas. Sayang saya kehilangan kesempatan ‘mencuri’ ilmu dan pengalaman dari Jacob Oetama, pendiri Kompas karena awal diklat Senin, 1 Maret saya berhalangan hadir.

Ilmu pertama datangnya dari Mas Joy, mengenai peliputan dan pemberitaan olah raga. Dilanjutkan dengan Mas Anton, mengenai perspektif bisnis dan ekonomi Kompas.

Yang paling saya tunggu-tunggu adalah kelas fotografi bersama mas Arbain Rambey. Ini terjadi di Jumat, 4 Maret pagi. Nanti dibagian lain akan saya share sebagian catatan selama kelas fotografi itu. Kelas fotografi usai, dan dilanjutkan materi in depth news (berita mendalam) bersama mbak Ninuk Pambudi.

Sebenarnya yang saya ingin bagi bukan pengalaman diklatnya. Namun saya terkesan pada sebaran kata-kata atau quote berkaitan dengan jurnalistik, di ruang diklat. Sebagai quote lover, tentunya saya tak mensia-siakan waktu mencatat kalimat-kalimat bagus itu 😀

Berikut delapan kata-kata pedoman di tembok ruang diklat lantai 5:
1. Assume nothing, verify anything!
2. Don’t trust anybody or anything that is checkable.
3. When in doubt, leave out.
4. Accuracy, Accuracy, Accuracy
5. Guessing doesn’t pay
6. The public area is the journalist’s domain. People acting in public and public figures can’t claim privacy.
7. Keep six honest serving-man (They taught me all I knew). They names are what and why and when and where and how and who.
8. Never look down on a person unless you are helping him up.

Posted with WordPress for BlackBerry.

 
2 Comments

Posted by on March 5, 2011 in Journalism

 

Tags: ,