RSS

Tag Archives: traveling

Seberapa Menariknya Tawaran di Travel Fair?

Minggu ini ada godaan yang mengganggu iman. Iya, iman bagian traveling saya terusik setelah melihat sebuah digital poster bertuliskan destinasi wisata berdampingan dengan gerombolan angka-angka yang bikin mata terbelalak! Ya gimana nggak, tiket pesawat pergi-pulang dari maskapai premium Indonesia, Garuda Indonesia, termasuk fuel surcharge dan biaya lainnya, dengan harga yang itu tadi: MENGGODA IMAN JALAN-JALAN! :)))

Apa-Apaan Ini Harganyaaaa?? *kekep dompet erat*

Apa-Apaan Ini Harganyaaaa?? *kekep dompet erat*

Ternyata digital flyer ini punyanya Dwidayatour, agen perjalanan platinum yang ikutan di acara Garuda Indonesia Travel Fair (GATF 2015) di JCC Senayan, 25-27 September 2015. Nah, acara travel fair model gini emang jadi ajang cari-cari tiket mursida alias murah buat pehobi jalan-jalan yang doyan hunting tiket murah, kayak saya! 😀

Screen Shot 2015-09-26 at 4.13.24 PM

Menurut saya, ada beberapa keuntungan kita datang ke travel fair, diantaranya:

* Tentu saja dapat banyak pilihan tiket pesawat berharga murah, baik tujuan domestik maupun internasional. Nggak cuma tiket pesawat, travel agent biasanya punya promo juga buat tur, akomodasi dan tiket tempat-tempat wisata, jadi jangan langsung nolak ya kalau ada tawaran paket lengkap dari travel agent, karena bisa jadi itu good deal, lho.

* Promo bank juga membantu bikin harga tiket kita lebih murah lagi, jadi pastikan kamu bawa kartu kredit ataupun kartu ATM, ya. Contohnya di GATF 2015 kali ini ada penawaran dari bank BRI dan BNI.

* Biasanya ada penawaran lagi dari travel agent untuk pembelian jumlah tertentu atau cashback. Tips: Mesti jeli liat penawaran dan ga boleh ragu-ragu buat tanya ke travel consultant yang ada di masing-masing booth, ya!

* Bisa beli beragam benda-benda keperluan traveling, kayak koper, ransel, penutup mata, tas kecil untuk paspor, gembok kecil, dll dengan harga miring! Yeay! 😀

* Last but not least, bisa ketemu jodoh buat kamu yang jomblo. Eh, serius lho, kan kita ga tau bakalan ketemu jodoh di mana 😀 plus bonus kenyataan si jodoh ini ternyata hobi traveling 🙂 ihiy!

Situasi GATF di boothnya Dwidayatour

Situasi GATF di boothnya Dwidayatour

Biasanya, sebelum ke travel fair biasanya saya akan kepo ke beberapa penawaran ke destinasi yang masuk daftar destinasi yang saya mau kunjungi, termasuk browsing ke situs http://dwidayatour.co.id/ cek promo #LiburMudahMurah yang mereka tawarkan. Ternyata khusus di GATF 2015, ada penawaran seru nih, misalnya dapat voucher Dwidayatour 300ribu tiap beli tiket ekonomi class minimal 4 pax untuk 20 orang pertama setiap hari. WOW!!

AqAkoqi_uQJqUoWzbwBXLljaw5Bhw_djJk3BqDUpr2cA

Ramenya travel fair..

Tapiii.. Travel fair model-model GATF ini pastinya bakalan rame ya. Ya kan yang doyan tiket murah dan semua yang murah-murah nggak cuma kita doang, kan yah.. Sooo, kita sebagai pengunjung travel fair mesti hati-hati jaga barang berharga pas di sana dan jangan juga banyakin stok sabar lah.. Hehe.. Tau kan, jalanan di Jakarta pas weekend kayak gimana? Belum cari parkiran di JCC yang sama rumitnya sama cari jodoh. #eh

Antrean masuk travel fair, sabar yaaah :D foto dari sini

Antrean masuk travel fair, sabar yaaah 😀 foto dari sini

Untungnya, nih, ternyata promo-promo Dwidayatour bukan cuma bisa dinikmati kamu yang jadi pengunjung GATF 2015, tapi semua orang bisa dapat promo yang sama seperti promo Dwidayatour di GATF. Lho? Iyaaa, baik banget ya, Dwidayatour! *cium-cium websitenya #lho*

Caranya gampang kok, kamu cukup datang ke cabang Dwidayatour terdekat dari lokasi kamu (cek website buat lokasi terdekat –kebanyakan adanya di mall) dan langsung beli deh tiket pesawat, tur ataupun akomodasi yang kamu mau. Supaya makin hemat, pembelian tiket atau paket tur dan akomodasi di Dwidayatour juga bisa menggunakan cicilan dari beberapa bank partnernya! Seperti cicilan 0% 3 dan 6 bulan dari ANZ, BCA, Mandiri, Permata dan BRI. Asyiik! 😀 *makin kekepin dompet* BAHAYA! :))

Jangan lupa, kamu harus datang selama periode GATF 2015 ya, alias 25-27 September 2015 saja. Menarik bukan? 😀 Hati-hati kalap ya! :))

 
1 Comment

Posted by on September 26, 2015 in Information, Lifestyle, Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , , ,

Macau, Negeri Impian

“Ne, sepanjang lo keliling tempat wisata, mana, sih, tempat favorit lo?”

“Macau, lah. Gue selalu pengen balik ke situ.”

Baru-baru ini saya tak sengaja ‘terdampar’ menonton sebuah video di Youtube. Judulnya membuat saya ingin lekas menekan tanda play: Macau Trip Sightseeing Tour. Arggggh, kangen Macau sangat! 😦

Menonton video ini membawa kenangan manis saat saya pelesir ke City of Dreams itu. Wisata keliling Macau saya jalani 5 tahun lalu. Saya tahu, saya langsung jatuh cinta pada Macau di pandangan pertama. Daerah administrasi khusus Republik Rakyat Tiongkok ini memang membekas di hati. Selain kali itu adalah kali pertama saya bepergian ke luar negeri, suasana Macau yang tenang namun hangat selalu membuat saya ingin kembali lagi.

Semua bermula saat tahun 2009, ibunda tercinta yang biasa saya sapa dengan panggilan “Mami” mengajak saya wisata ke Macau dan Hong Kong, dua daerah administrasi khusus milik Republik Rakyat Tiongkok. Siapa mampu menolak ajakan seru ini? 😉 Maka pada Oktober 2009, saya dan mami berangkat ke Macau.

Tanda mata dari Macau, hihihi

Tanda mata dari Macau, hihihi

Saat sampai Macau, saya baru menyadari kalau Macau sedang bersolek menjelang helatan 56th Grand Prix Formula 3 yang akan berlangsung November 2009, sebulan setelah tanggal saya melancong. Keluar Macau International Airport, kami segera menuju antrean taksi. Agak kaget, karena di jalanan yang penuh atribut persiapan GP F3 itu, si bapak pengemudi taksi menyetir layaknya pebalap mobil F3 yang akan tanding di situ. Kuenceeeeeng! Hihihi.. 😀 Yang unik, semua taksi di Macau tidak bisa dibuka dari dalam jika tidak ‘diizinkan’ oleh pengemudinya. Alias kalau mau turun, ya mesti dipencet tombol dari pengemudi untuk membuka pintunya.

Foto-foto tak jauh dari tempat tinggal saya di Macau saat itu, Guia Hotel

Gaya tak jauh dari tempat tinggal saya di Macau saat itu, Guia Hotel

Selama di Macau, saya mencatat beberapa tempat dan kuliner menarik, diantaranya:

Vasco da Gama Park
Walaupun Laksamana laut kebangsaan Portugis Vasco da Gama belum pernah berkunjung ke Macau, tapi namanya diabadikan menjadi salah satu taman. Saya tak sengaja melewati taman kecil ini, namun menyempatkan beristirahat dan foto-foto tentunya. Dikelilingi pohon-pohon yang membuat tamannya terasa asri, Vasco da Gama juga dilengkapi fasilitas olah raga untuk umum. Saya juga melihat banyak orang tua duduk di taman sambil berolah raga pernafasan. Ah, saya rindu taman ini!

Penanda jalan atau nama tempat di Macau selalu dengan dua bahasa resminya: Portugis dan Kanton. Sumber foto: klik di sini

Salah satu fasilitas olah raga yang sempat saya coba di taman Vasco da Gama

Fasilitas olah raga di taman Vasco da Gama

Ruin of St. Paul’s
Inilah bangunan yang paling wajib didatangi kalau kamu ke Macau, Ruin of St. Paul’s. Sekilas mirip bentuk gereja-gereja Katedral, ya. Memang, dulunya berfungsi sebagai gereja, yaitu Mater Dei Church (1602-1640), namun sempat terbakar, dibangun kembali dan akhirnya menjadi museum dan sejak 2005 menjadi UNESCO World Heritage Site. Sekarang cuma ada bagian depannya saja, seperti bagian pintunya, namun tanpa bagian isi dan belakang. Di belakangnya ada museum dan semua tanpa dikenai biaya bagi pengunjung.

Landmark paling terkenal dari Macau, Ruin of St. Paul's

Landmark paling terkenal dari Macau, Ruin of St. Paul’s. Sumber foto klik di sini.

Saat di Ruin of St. Paul’s saya sempatkan naik dan berfoto dari bagian ‘jendela’ di lantai 2-nya. Namun yang terjadi, saya nampak seperti semut, hahaha.. Kecil banget. Maklum deh, bangunannya tinggi sekali, sekitar 26 meter!

Coba tebak saya yang mana? 😉

Betah banget di area Ruin of St. Paul's! Saya main-main hingga matahari sudah tenggelam

Betah banget di area Ruin of St. Paul’s! Saya main-main hingga matahari sudah tenggelam

Senado Square

Ini dia tempat favorit saya di Macau: Senado Square! Dikelilingi bangunan dan lantainya yang berwarna cerah khas bangunan neo classical, Senado Square yang dekat gedung senat ini jadi pusat para turis yang datang ke Macau. Pusat belanja yang rapi, cantik dan menyenangkan sekali! Oiya, Senado Square termasuk juga UNESCO World Heritage Site, lho. Dari Senado Square ini kamu bisa menjangkau lokasi-lokasi bersejarah lainnya di Macau, seperti Ruin of St. Paul’s, Chapel Of St. Joseph Seminary, St. Lawrence’s Church, St. Augustine Church dan Cartorio Da So. Iya, hal yang menyenangkan kalau kamu ke Macau, kamu bisa sehat juga karena lokasi wisata yang berupa tempat-tempat bersejarah, lokasinya bisa dijangkau dengan jalan kaki, lho! Saya dan mami hampir ke mana-mana jalan kaki selama di Macau. Naik taksi cuma 2 kali: dari dan ke bandara. Modalnya cuma tiga: peta, kaki dan air mineral. Kapan lagi jalan-jalan berbonus sehat. Ihiy! 😀

My favorite spot ever: Senado Square! <3 Fotonya sedikit nyureng karena harus hadap matahari, haha..

My favorite spot ever: Senado Square! ❤ Abaikan mata yang nyureng karena fotonya harus hadap ke matahari. Aww!

Portuguese Egg Tart
Snack khas Macau yang satu ini rasanya uenaaaaak banget! Jalan dari Senado Square menuju lokasi bersejarah lain, saya tergoda oleh aroma harum susu dan telur. Akhirnya saya menemukan Pastelaria Koi Kei yang menjual kue enak nan gurih ini. Rasanya? Jangan ditanya! Bikin melayaaaaang.. 😀 Pasti makan satu, dijamin minta nambah lagi, haha.. Apalagi kalau hangat.. Uuuuuuu, nikmatnya!

Portuguese Egg Tart made in Koi Kei.. Nyaaaam!  Sumber foto: klik di sini

Portuguese Egg Tart made in Koi Kei.. Nyaaaam! Sumber foto: klik di sini

Di dalam area Senado Square. Sebentar-sebentar berhenti buat jajan ;)

Di dalam area Senado Square. Sebentar-sebentar berhenti buat jajan 😉

Bakwa
Bakwa (non halal) ini juga salah satu jajanan yang banyak ditemukan di Senado Square. Sekilas mirip dendeng, ya. Memang makanan yang kayaknya saudara sepupu dendeng di Indonesia ini *ngarang* banyak dijual di Macau. Bedanya, bakwa ini terbuat dari daging babi atau daging sapi dan dimasak ala orang Tiongkok. Rasanya? Manis gurih, gitu. Bisa dicoba terlebih dahulu sebelum beli karena memang disediakan sampelnya oleh si penjual. Snack ini wajib dicoba jika kamu memang bisa memakannya, ya.

Beragam jenis dan harga Bakwa

Beragam jenis dan harga Bakwa. Fotonya minjem di sini

Toilet for Dog
Kalau yang ini saya temukan saat sedang berada di area St. Augustine Church. Ternyata ada toilet khusus untuk hewan peliharaan kita. Lucu ya! 😀

Toilet buat gukguk: penuh pasir #yaiyalahya

Toilet buat gukguk: penuh pasir #yaiyalahya

Bungee Jumping di Macau Tower
Nah, kalau yang ini belum pernah saya lakukan. Agak menyesal, sih.. Mengingat bungee jumping di Macau adalah bungee jumping tertinggi di dunia (233 meter, bo!). Sebenarnya saya sempat melewati Macau Tower saat menuju Macau Outer Harbour Ferry Terminal menuju Hong Kong, namun memutuskan tidak mampir karena mami saya phobia ketinggian 😦 Next time kalau datang lagi ke Macau, saya pasti mencoba bungee jumping tertinggi di dunia itu! (Padahal bayangin angka ketinggiannya aja udah bikin lutut gemeteran, nih)

Siap uji adrenalin di bungee jumping tertinggi di dunia?

Siap uji adrenalin di bungee jumping tertinggi di dunia? Foto dari sini

Intinya, saya akan kembali datang ke Macau suatu hari nanti. Tentunya akan bungee jumping dan akan bawa kamera karena di setiap sudut Macau amatlah cantik! Bangunan-bangunan peninggalan Portugis dan suasananya membuat saya bertekad akan kembali. Kalau kamu, bagaimana kesanmu tentang Macau?

Cantiknya area sekitar Hotel Wynn Macau

Cantiknya area sekitar Hotel Wynn Macau

Blog ini disertakan dalam kompetisi blog “Why Macau?” yang diselenggarakan MGTO Indonesia dan VIVAlog.

Screen Shot 2014-10-15 at 11.27.24 PM

http://ads.viva.co.id/ads/www/delivery/afr.php?what=bannerid:8081&cb=INSERT_RANDOM_NUMBER_HERE

Screen Shot 2014-10-13 at 5.51.57 PM

Screen Shot 2014-10-13 at 5.51.36 PMScreen Shot 2014-10-15 at 10.56.09 PM

 
10 Comments

Posted by on October 15, 2014 in Life Lesson, Lifestyle, Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Candu Traveling itu Bernama AirAsia

Hari gini siapa yang ngga suka jalan-jalan? Saya rasa ngga ada, ya. Apalagi jalan-jalan gratis, kan.. Hehehe.. 😀 Oktober lima tahun lalu, saya diajak orang tua liburan ke Macau dan Hong Kong, berbarengan dengan Formula 1 yang diadakan di Macau. Fully sponsored by my parents alias ngga keluar biaya sama sekali. Menyenangkan! 😀 *everybody loves gratisan 😉 * Itulah pertama kalinya saya pergi ke luar negeri. Pulang dari Macau, saya selalu punya keinginan bertualang ke daerah lain diluar tempat tinggal saya di Jakarta.

Pekerjaan saya sebagai seorang jurnalis, sebenarnya memberikan banyak kesempatan saya untuk bepergian ke manapun. Tugas liputan ke berbagai daerah dan wilayah terus saya membuat saya mencintai kegiatan traveling dan bertemu orang-orang dan budaya baru.

Awal November 2009, saya melihat iklan AirAsia Zero Fares Promotion, yaitu promo tiket AirAsia seharga 0 (nol) Rupiah ke destinasi seluruh Asia Tenggara. Periode sale 11-15 November 2009, untuk berangkat Mei-Oktober 2010. *berbinar*

IMG_9218.JPG

Iklan AirAsia Zero Fares Promotion

Modal nekat, saya ajak dua orang teman saya, Vera dan Agung “Panda” ke Thailand. Mau ke mana? Tujuannya Phuket dan Bangkok. Dua destinasi standar jalan-jalan ke Thailand karena belum tahu mau ke mana 😉 Kami bertiga mendapat harga promosi tiket yang murah, hanya sekitar 300 ribu-an untuk tiket pergi-pulang *joget samba*

IMG_9212.JPG

Thailand, here we come!

27-31 Juli 2010, itulah tanggal yang kita sepakati untuk traveling ke Thailand. Hari itu pun tibalah.. Ternyata perjalanan pertama tanpa orang tua tidaklah mulus, kami ketinggalan pesawat ke Phuket karena kebodohan sendiri. 😦 Datang ke bandara Soekarno Hatta, sih, beberapa jam sebelum keberangkatan, tapi kami putuskan untuk makan dan mengambil uang di ATM terlebih dahulu. Eh, keasyikan ngobrol saat makan, ternyata kami malah belum check in dan waktu check in telah selesai 😦 😦 😦

Teman saya mulai panik, ditambah ia dimarahi orang tua dan pacarnya karena ketinggalan pesawat. *sungguh bete yang combo* Penerbangan ke Phuket hanya ada sekali satu hari dan jika kami ingin tetap ke Phuket, kami harus datang lagi esok. Malu dong, masa’ pulang lagi? Lagi pula, kami sudah terlanjur memesan hotel di Phi-Phi Island dan di Bangkok. Hiks.. Kami berembuk dan sepakat tidak akan kembali lagi ke rumah. Life must go on! Kami putuskan membeli tiket AirAsia lagi seharga 1,1 juta ke Kuala Lumpur dan meneruskan ke Phuket melalui jalan darat. Mengapa lagi-lagi beli tiket AirAsia? Ya karena setelah keliling SEMUA loket maskapai, hanya AirAsia lah yang memiliki waktu penerbangan paling memungkinkan dan harganya paling affordable 😀

Akhirnya kami pun sampai ke Phuket dan Bangkok, setelah seru-seruan melewati jalan darat di Kuala Lumpur-Bukti Bintang-Hat Yai. Emang, deh, saya setuju 1000% omongan filusuf Lao Tzu yang bilang, “A good traveler has no fixed plan.” 😀

IMG_9213.JPG

Kami di Bangkok, Thailand, 2010

 

IMG_9210.JPG

Mencoba self check in machine AirAsia di Suvarnabhumi International Airport, Bangkok. Praktis!

IMG_9209.JPG

IMG_9211.JPG

Hasil print out tiket dari self check in machine

 

5 hari menyenangkan dan tak terlupakan di Malaysia dan Thailand itu seakan membekas dalam memori saya selamanya. Perjalanan itu menjadi traveling turning point saya, karena seterusnya saya menjadi kecanduan bepergian! Saya resmi menjadi seorang wanderlust! *tabur convetti*

Traveling tak hanya sekedar jalan-jalan, tetapi lebih kepada perjalanan hidup mengenal diri sendiri. Saat traveling, traveler dibawa pada banyak pilihan-pilihan yang dapat saya refleksikan sebagai beragamnya pilihan dalam hidup kita. Tak hanya kaya pengalaman, namun traveling mengajak peduli dan mengenali diri kita sendiri.

Kembali ke daerah tujuan saya menjelajah, memang.. destinasi tak melulu ke luar negeri, karena justru dalam negeri banyak tempat wisata, budaya dan kuliner yang menarik untuk dikunjungi. Sejak jalan-jalan (dan ketinggalan flight) itu pula, saya jatuh cinta pada AirAsia sebagai maskapai favorit yang memungkinkan saya bepergian ke berbagai destinasi dengan harga yang masuk akal. Iya, untuk seorang yang baru saja mulai bekerja pasca lulus kuliah, saya harus menabung sendiri dan tak ingin membebani orang tua dengan biaya jalan-jalan tentunya. Inilah alasan utama saya selalu menggunakan AirAsia sebagai maskapai inceran utama untuk jalan-jalan *GRIN*

Berikutnya, berturut-turut candu bepergian itu membawa saya ke beberapa negara di Asia Tenggara, seperti Singapura, Vietnam, Kamboja dan kembali lagi ke Thailand! Hehehe.. Walaupun jalan-jalannya dengan teman yang berbeda, namun semua perjalanan menggunakan maskapai yang sama, AirAsia.

IMG_9214-1.JPG

Pose dulu sebelum canoing seru di Phuket

IMG_9216-0.JPG

Ikut sedih dan merasakan penderitaan korban rezim Pol Pot di Killing Fields, Phnom Penh, Kamboja

IMG_9219-0.JPG

Bergaya bersama M60, di lokasi bekas peperangan Vietnam (Chu Chi Tunnel), Ho Chi Minh City

IMG_9221.JPG

Main air di sekitar James Bond Island, Phuket, Thailand

IMG_9220.JPG

Nyobain makan serangga goreng di Phnom Penh, Kamboja

IMG_9215.JPG

Foto-foto sesaat setelah sampai di Phi-Phi Island, Phuket

Untuk saya, AirAsia memberikan kesempatan untuk semua orang bepergian. Bepergian dengan pesawat tak melulu didominasi orang-orang kelas ekonomi tertentu. Pas dengan taglinenya, “Now everyone can fly”
IMG_9217.JPG

Kini, paspor saya diwarnai aneka cap imigrasi dari berbagai negara, berkat AirAsia :’)

IMG_9222.JPGIMG_6789

AirAsia juga tak henti-hentinya memanjakan pengguna layanannya. Belum genap seminggu, sebuah surel berisi kode booking kembali saya terima untuk keberangkatan Mei tahun depan ke Myanmar. Ahey! *joget* Terima kasih, AirAsia! 😀

IMG_9207.JPG

Isi surel menyenangkan itu

 

IMG_9224.JPG

Well said 😉 Sumber

 

Kalau kamu bagaimana? Cerita dong, cerita traveling ke mana yang paling berkesan untukmu 😉

—————-
Tulisan ini diikutsertakan dalam kompetisi blog 10 Tahun AirAsia Indonesia.

 
4 Comments

Posted by on August 31, 2014 in Information, Life Lesson, Lifestyle, self, Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , ,

Selalu Siap untuk Liburan

Belum sampai sebulan lalu saya berpanas-panasan (tapi hepi) di Karimunjawa, Jawa Tengah. Kemarin saya mampir ke apotek di sebuah pusat perbelanjaan dan kembali membeli sunblock lotion. Apa hubungannya? Hahaha.. 😀 Inilah saya.. Euphoria saat liburan dan pasca liburan masih terasa. Liburan terakhir di Karimunjawa membuat sebagian besar warna kulit berubah menghitam. Sampai ada beberapa teman kantor yang mengira saya tanning! Hahaha..

20140624-214012-78012127.jpg
Saya dan Tonggie di Pulau Cilik, Karimunjawa

Nah, salah satu efek dari kulit menghitam, ya saya rajin hunting sunblock untuk persiapan liburan mendatang. ga nyambung yah Ke mana? Hihi.. Belum tahuuuu.. Gapapa, siap-siap saja dari sekarang! #sikap :p

Waktu mampir ke pusat perbelanjaan kemarin itu, saya juga menyempatkan ke toko perkakas lengkap yang koleksinya menggetarkan jiwa (dan dompet tentunya :p): Ace Hardware. Iya, sekalian hunting koper sih, maksudnya.. Lhooo, pas banget saya ke Ace Hardware nyari koper buat liburan, ternyata lagi ada promo diskon “Smart Traveling”! *langsung semangat 😀

20140624-195833-71913543.jpg

Emang rejeki ga kemana yes, hardcase trolley inceran ukuran kabin ternyata lagi turun harga jadi 649rb! LUMAYAN BANGET!!

Kayak gini, nih, penampakan si koper hardcase inceran:

20140624-200045-72045079.jpg

Sukses belanja koper, saya lantas muter-muter lagi.. Ternyata emang lagi banyak promo liburan dari Ace Hardware. Selain koper model hardcase kayak di atas, segala jenis tas dan koper ini semuanya diskon! *kalap* harga mulai Rp. 399 ribu ajah!

20140624-213744-77864501.jpg
Bahkan tas travel keren ini harganya nggak sampe 300ribu, loh..

20140624-200422-72262212.jpg

20140624-200425-72265510.jpg

Truuus, ngomong-ngomong traveling, benda apa aja sih yang wajib dibawa saat bepergian di daerah tropis? Kalo saya, ada beberapa barang yang wajib dibawa, diantaranya:

1. Sunblock Lotion
Ngga usah ditanya dong alasan perlu bawa benda yang satu ini. Disamping ogah terbakar sinar matahari, kulit muka saya sangat sensitif terhadap panas apapun (inilah penyebab saya harus pakai sunblock khusus wajah). Oiya, sunblock lotion ini fungsinya sebagai ‘payung’ buat kulit kamu, jadi pastikan kamu membawanya ya saat liburan. 😉

2. Kacamata hitam anti UV
Demi gaya dan demi menghalau silau sinar matahari.

3. Face spray dengan SPF.
Saya biasa membawa face spray penyegar wajah dengan SPF keluaran The Body Shop. Selain bikin muka segar, aroma jeruknya juga menyenangkan! 😀

4. Payung lipat cantik
Jangan remehkan benda satu ini. Jaga-jaga bila panas ataupun hujan tiba-tiba datang.

5. Petroleum Jelly
I always love this calming balm! Satu benda, sejuta manfaat! Pertolongan pertama pada kulit kering, pecah-pecah dan terbakar 🙂

20140624-203405-74045665.jpg

6. Botol air minum
Sebagai peminum air putih sejati yang punya julukan ‘si gentong’, tentu saja saya harus membawa botol air minum siap isi! Haha.. Selain ramah lingkungan karena ngga perlu beli air kemasan lagi, bawa botol air minum juga menghemat uang traveling yang bisa kamu alokasikan untuk beli oleh-oleh atau makan makanan khas daerah.

20140624-203838-74318264.jpg psst, sedikit bocoran, botol air minum trendi ini cuma 49ribuan di http://www.acehardware.co.id !

7. Kamera dan Tas Kecil
Jalan-jalan dan menjelajah tempat baru, rasanya ngga lengkap tanpa bernarsis ria, dong :p kamera digital saku atau kamera SLR harus dibawa. Tas kecil berisi perlengkapan traveling, dompet, sunglasses ngga boleh ketinggalan!

20140624-211411-76451712.jpg
Naksir berat sama tas pinggang ini, muat kamera saku, tissu, sunblock, dompet dan parfum!

8. Catokan Mini
Terakhir, untuk kaum hawa yang peduli penampilan, tentu dilarang kucel waktu jalan-jalan. Solusi untuk rambut cetar membahana di mata kamera adalah catokan mini! Hihi..

20140624-213008-77408582.jpg
Praktis banget, bentuk imut dan ga makan tempat! Catokan mini merk Kris ini sempat dicoba oleh teman saya yang penasaran dengan manfaat benda mungil ini. Hasilnya? Rambut oke dan kece dalam sekejap! ^^ Harganya? Ramah di kantong, cuma 99ribuan dengan garansi resmi dari Kris, merk milik Ace Hardware. Bye bye bad hair day!

20140624-213246-77566534.jpg
Nah, udah siap liburan dong! Tunggu apalagi? Yuk, langsung packing! 😀
Pssst, ceritain serunya liburan kamu dan benda wajib dibawa saat liburanmu di kolom komentar di bawah ini ya!

 
8 Comments

Posted by on June 24, 2014 in Information, Traveling

 

Tags: , , , , , , , , , , , , , , ,